.

.
.

SOP Mampu Menjawab Perubahan

Posted by bikinsop Rabu, 28 November 2012 0 komentar

contoh sop perusahaan
Waktu terus berjalan, siapa saja yang tidak memanfaatkan waktu maka dia akan tertinggal dan bahkan tergilas oleh waktu itu sendiri. Karena setiap waktu akan membawa perubahan.perubahan kondisi, prilaku dan corak kehidupan.

perubahan merupakan hukum alam, termasuk perubahan dalam dunia bisnis.seorang pebisnis  akan menyikapi setiap perubahan itu dengan memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya, baik itu layanan dalam hal pembelian, proses pengiriman, prosedur pembayaran dan layanan berupa keamanan, bagi mereka yang tidak  melakukan perubahan atau lambat malakukan perubahan maka tentu akan ketinggalan.

Anda bisa saksikan hari ini, pedagang- pedagang yang masih menjual barang dagangannya dengan cara konvesional sudah banyak ditinggalan oleh pelangganya, kenapa? Karena mereka sudah mendapatkan pilihan layanan yang jauh lebih baik, misalnya supermarket atau mini market. Harga yang terjangkau, ruangan bersih, kebebasan dalam memilih barang tanpa ada transaksi tawar menawar yang menurut sebagian konsumen hal yang membosankan, setiap barang ada label harga dan keamanan lebih terjaga .tentu dengan cara seperti ini konsumen akan merasa nyaman dalam membeli barang. Karakter konsumen sudah berubah dari yang konvesional menjadi modern lengkap dengan Standart Oprational Procedure (SOP) baku yang dimilikinya. Nah, jika pebisnis tidak menyesuaikan dirinya dengan perubahan pola sikap konsumen tentu barangnya akan sulit terjual bahkan bisa jadi gulung tikar.

Oleh karena itu, para pelaku bisnis dalam menghadapi tantangan diatas, hanya memilki dua pilihan yakni pilihan pertama merubah cara penjualan dan pelayanannya maksudnya dirubah sesuai karakter konsumen, sedangan pilihan ke dua tetap mempertahan cara penjualan lama (konvesional) dengan konsekuensi siap ditinggal pelanggan setia,tentu kita semua akan memilih opsi yang pertama.

SOP adalah system aturan baku yang dijadikan acuan dan pedoman dalam semua transaksi dalam sebuah perusahaan/lembaga/usaha misalnya; Sop Keuangan, sop accounting, Sop Human Resources Development (HRD),sop  General Affair (GA), sop marketing dll.inilah sarana yang paling tepat untuk menjawab segala perubahan itu, karena dengannya kita bisa mengontrol semua aktivitas perusahaan dan mampu menyesuaikan secara cepat serta akurat terhadap perubahan yang sewaktu- waktu terjadi karena dilengkapi dengan pemastian bersistem. Jadi perubahan bukan sesuatu yang ditakutkan karena dengan keberadaan Sop Perusahaan  akan mengontrol setiap perubahan dan memastikan system berada di jalan yang aman dan tepat


Baca Selengkapnya ....

Alasan dan Prosedur Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Posted by bikinsop Jumat, 23 November 2012 0 komentar



contoh sop
Putus Hubungan Kerja (PHK)  adalah mengembalikan karyawan ke masyarakat. Hal ini disebabkan karyawan pada umumnya belum meninggal dunia sampai habis masa kerjanya.  Oleh karena itu perusahaan bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu yang timbul akibat dilakukannya tindakan pemutusan hubungan kerja.  Di samping itu juga harus menjamin agar karyawan yang dikembalikan ke masyarakat harus berada dalam kondisi sebaik mungkin Menurut Tulus (1993:167), sedangkan Menurut Hasibuan (2001: 205), pemberhentian adalah pemutusan hubungan kerja seseorang karyawan dengan suatu organisasi perusahaan.

Fungsi pemutusan hubungan kerja atau pemberhentain harus mendapat perhatian yang serius dari manajer perusahaan, karena telah diatur oleh undang-undang dan memberikan risiko bagi perusahaan maupun untuk karyawan bersangkutan.sehingga ketika seorang karyawan sudah dikeluarkan dari perusahaan, harapannya tidak akan menimbulkan masalah di belakang, oleh karenanya  Standar Oprasional Prosedur (SOP) dalam hal pemberhentikan karyawan mutlak harus ada dalam organisasi.
Alasan Pemutusan Hubungan Kerja
  1. Undang-Undang
Undang-undang dapat menyebabkan seorang karyawan harus diberhentikan dari suatu perusahaan, misalnya dari segi usia/umur karyawan anak-anak, status karyawan WNA, atau karyawan yang terlibat organisasi terlarang.
  1. Keinginan perusahaan
Perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan beberapa alasan:
·         karyawan tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya
·         perilaku dan disiplinnya kurang baik
·         melanggar peraturan-peraturan dan tata tertib perusahaan
·         tidak dapat bekerja sama dan terjadi konflik dengan karyawan lain
·         melakukan tindakan amoral dalam perusahaan

  1. Keinginan karyawan
Pemberhentian atas keinginan karyawan sendiri dengan mengajukan permohonan untuk berhenti dari perusahaan tersebut. Pada umumnya karyawan mengajukan permohonan berhenti karena beberapa alasan, antara lain:
  Pindah ke tempat lain
  Kesehatan yang kurang baik
  Untuk melanjutkan pendidikan
  Berwiraswasta

  1. Pensiun
Pensiun adalah pemberhentian karyawan atas keinginan perusahaan, undang-undang, ataupun keinginan karyawan sendiri. Keinginan perusahaan mempesiunkan karyawan karena produktivitas kerjanya rendah sebagai akibat usia lanjut, cacat fisik, kecelakaan dalam melaksanakan pekerjaan, dsb.

  1. Kontrak kerja berakhir
Pemberhentian berdasarkan berakhirnya kontrak kerja tidak menimbulkan konsekuensi karena telah diatur terlebih dahulu dalam perjanjian saat mereka diterima
  1. Kesehatan karyawan
Kesehatan karyawan dapat menjadi alasan untuk pemberhentian karyawan.  Inisiatif pemberhentian bisa berdasarkan keinginan perusahaan ataupun keinginan karyawan.

  1. Meninggal dunia
Karyawan yang meninggal dunia secara otomatis putus hubungan kerjanya dengan perusahaan.  Perusahaan memberikan pesangon atau uang pensiun bagi keluarga yang ditinggalkan sesuai dengan pearturan yang ada.
  1. Perusahaan dilikuidasi.
Karyawan akan dilepas jika perusahaan dilikuidasi atau ditutup karena bangkrut.  Bangkrutnya perusahaan harus berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, sedangkan karyawan yang dilepas harus mendapat pesangon sesuai dengan ketentuan pemerintah (Hasibuan, 2001: 2007-2009).

Tulus (1993:167) menyebutkan bahwa pemutusan hubungan kerja terjadi kalau salah satu pihak atau kedua belah pihak merasa rugi bilamana hubungan kerja tersebut dilanjutkan.
Pemutusan hubungan kerja dapat terjadi karena:
·         kemauan karyawan,
·         kemauan perusahaan, atau
·         kemauan kedua belah pihak.  
Sedangkan Alasan pemutusan hubungan kerja antara lain:
  ketidakjujuran,
  ketidakmampuan bekerja,
  malas,
  pemabok,
  ketidakpatuhan,
  kemangkiran, dan ketidaakdisiplinan,
  usia lanjut,
  sakit-sakitan terus menerus,
  kemunduran perusahaan,
  dan sebagainya. 
  Proses pemberhentian karyawan harus menurut prosedur sebagai berikut :
  Musyawarah karyawan dengan pimpinan perusahaan
  Musyawarah pimpinan serikat buruh dengan pimpinan perusahaan
  Musyawarah pimpinan serikat buruh, pimpinan perusahaan, dan P4D
  Musyawarah pimpinan serikat buruh, pimpinan perusahaan, dan P4P
  Pemutusan berdasarkan Keputusan Pengadilan Negeri

      Pemberhentian karyawan adalah hal yang pasti terjadi. Pemberhentian karyawan berarti berhentinya kegiatan kerja seseorang karyawan dari suatu organisasi perusahaan. Pemberhentian karyawan akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan maupun karyawan. Pemberhentian karyawan adalah fungsi operasional yang terakhir dari Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).



Baca Selengkapnya ....

CONTOH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PEMERIKSAAN KEBUN PEMBIBITAN KEMIRI

Posted by bikinsop Rabu, 21 November 2012 0 komentar

   
I. PEMERIKSAAN ADMINISTRASI
a. Periksa dokumen yang mengesahkan sumber benih/asal usul benih
b. Periksa status tanah/kebun pembibitan
c.  Periksa data keberadaan SDM yang dimiliki
d. Periksa buku /catatan kegiatan pemeliharaan pembibitan

II. PEMERIKSAAN TEKNIS
1. Cara Penetapan Contoh
1.  Contoh bedeng diambil 10 % dari jumlah bedengan
2.  Contoh tanaman diambil 1 m2 dari setiap bedeng contoh (a), dalam
kondisi tertentu dapat diambil panjang 1 m atau 10 tanaman dan lebar
menyesuaikan bedengan.
3.  Tanaman yang diamati adalah seluruh jumlah tanaman dalam petak contoh
bedengan (b).

2. Tujuan penetapan contoh adalah untuk mendapatkan jumlah tanaman contohdan dapat mewakili populasi tanaman yang diperiksa.
 I.    Tanaman contoh digunakan untuk mengetahui tingkat :
a.  Kemurnian varietas
b.  Keragaan pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, diameter lilit
batang, normal kerdil dan mati)
c.  Persentase serangan hama dan penyakit

II.      Pelaksanaan pengamatan
a.  Hitung seluruh jumlah bedengan
b.  Hitung jumlah seluruh bibit yang diperiksa
c.  Tentukan petak contoh dalam bedengan; Petak contoh pertama
ditetapkan satu meter dari pinggir bedeng, kemudian petak kedua dan
seterusnya diambil dengan selang/jarak satu meter, jumlah petak contoh
berdasarkan standar kebutuhan.
d.  Untuk keragaan tanaman, amati dan hitung tinggi bibit, lilit batang,
jumlah daun, tumbuh normal, kerdil dan mati.
·         Tinggi bibit diukur dari pangkal batang sampai titik tumbuh
·         Jumlah daun yang dihitung hanya daun normal saja.
·         Lilit batang diukur pada ketinggian 2-4 cm dari pangkal batang atau
           disesuaikan dengan kondisi bibit.

e.  Untuk kemurnian varietas, hitung jumlah bibit campuran varietas lain.
f.   Untuk persentase serangan hama penyakit;
Hitung jumlah bibit yang menunjukkan adanya gejala serangan
penyakit (jamur busuk akar)
Hitung jumlah bibit yang menunjukan adanya bekas gigitan serangga
hama pada daun (ulat, belalang, dll)
g.  Angka atau data yang diperoleh dijadikan angka prosentase.

Baca Selengkapnya ....

Flowcart didalam SOP

Posted by bikinsop Selasa, 20 November 2012 0 komentar

Contoh SOP  yang ada diperusahaan dan beredar  di internet,kalo kita amati sebagian  besar disajikan tanpa menggunakan Flowcart  atau bagan, sehingga kadang- kadang  intruksi kerja yang tertulis tidak dimengerti  oleh  para praktisi dan pembaca.walaupun ditulis  secara sistematis tidak menutup peluang ada resiko sebuah pekerjaan terputus dan dilakukan berulang- ulang.tentu hasil akhirnya pekerjaan tidak berjalan dengan efektif dan efesien.

Pada dasarnya keberadaan flowcart dalam sistem dan prosedur  bertujuan untuk menyederhanakan sebuah intruksi  kerja dan berurutan,tanpa mengabaikan produktifitasnya. selain itu akan mempermudah untuk melakukan analisis  serta evaluasi. Padahal  aspek evaluasi  sangat penting untuk memastikan sebuah SOP berjalan sempurna atau tidak.

Sehingga bisa disimpulkan flowcart:
1.    Merupakan diagram alir dalam intruksi kerja
2.    Merupakan algoritma yang terstruktur dan mudah dipahami oleh orang lain
3.    Menunjukkan alur di dalam program secara logis

Baca Selengkapnya ....

CONTOH Sistem dan Prosedur Klaim Kesehatan

Posted by bikinsop Jumat, 16 November 2012 0 komentar

A. Sistem &  Prosedur Klaim Rawat Jalan
1.        Setelah selesai melakukan  pengobatan dan mengambil, langkah  berikutnya tertanggung harus segera mengajukan klaim ke PT.  ABC untuk mendapat penggantian. Pengajuan klaim dilakukan sesegera mungkin sejak tanggal perawatan atau  tanggal yang tertera pada kuitansi
2.        Kuitansi yang diajukan ke PT. ABC harus asli.
3.        Kuitansi tersebut harus berisi:
A.      Dari dokter:
§  Nama pasien yang berobat dan tanggal pengobatan
§  Jenis / nama obat-obatan yang diberikan secara langsung (kalau ada)
B.       Dari apotik:
§  Nama pasien yang diresepkan oleh dokter
§  Nama obat-obatan yang dibeli berdasarkan resep dokter tersebut
§  Nama dokter yang membuat resep
§  Tanggal resep dibeli
C.       Laboratorium atau foto rontgen:
§  Nama pasien yang diperiksa atau berfoto rontgen
§  Fotokopi hasil pemeriksaan laboratorium atau foto rontgen
§  Fotokopi surat permintaan dari dokter yang meminta pemeriksaan
§  Tanggal pemeriksaan
4.        Pengajuan klaim harus disertai dengan diagnosa penyakit (nama penyakit) dari dokter yang memeriksa. Hasil diagnosa bisa ditulis pada kuitansi dokter atau kertas resep dokter, atau dicantumkan pada Formulir Klaim.
5.        Jika tertanggung berobat kepada dokter spesialis, maka waktu pengajuan klaim harus disertai surat pengantar dari dokter umum, kecuali pengobatan tersebut merupakan kunjungan lanjutan dan kepada dokter spesialis yang sama dengan penyakit yang sama, maka surat pengantar tidak diperlukan lagi.
6.        Bagi perusahaan, pengajuan klaim biasanya dikoordinasikan melalui bagian personalia perusahaan dengan menggunakan Formulir Rekapitulasi Klaim yang sudah disediakan dalam Paket Administrasi.
7.        Apabila perusahaan membutuhkan juga Klaim Rawat Jalan, maka hal itu dapat disampaikan kepada penanggung agar disertai Formulir Klaim Rawat Jalan yang tersedia dalam paket administrasi.
B. Prosedur Klaim Rawat Inap
1.        Sama seperti Rawat Jalan, tertanggung harus menyampaikan Klaim Rawat Inap sesegera mungkin.
2.        Klaim harus disertai formulir Pemberitahuan Klaim yang sesuai.
Formulir diisi oleh:
o    Orang yang mengajukan klaim (orangtuanya bila yang sakit adalah seorang anak)
o    Dokter yang merawat
o    Administrator Rumah Sakit (bila diperlukan)
3.        Formulir Pemberitahuan Klaim Asli harus dilampiri dengan kuitansi asli dan terperinci dari Rumah Sakit.

Baca Selengkapnya ....

small keyword toll

link group

Tebar Pesona
  • Sonic Run: Internet Search Engine ">Link 1
  • Free Smart Automatic BacklinkMajlis Link OtomatisMalaysia Free Backlink Services FreewebsitepromotionLink Portal Teks TVAutoBacklinkGratisjapanese instant free backlink Free Plugboard Link Banner ButtonFree Automatic Backlink Service">Link 2
  • Free Backlinks">Link 3
  • Free Backlinks">Link 4
  • Free Smart Automatic BacklinkMajlis Link OtomatisMalaysia Free Backlink Services FreewebsitepromotionLink Portal Teks TV">Link 4
  • Free Auto Backlink - Gratis Backlink Otomatis">Link 4
  • Free Backlinks">Link 4
  • Free Automatic Backlinks">Link 4
  • Backlink Lists|Free Backlinks">Link 4
  • Free Backlink">Link 4
  • Submit your website to 20 Search Engines - FREE with ineedhits!
    SEO Services
    ">Link 4
  • Free Automatic Backlinks ">Link 4
  • Free Backlinks ">Link 4
  • /">Link 4
  • Business
    Billiga Hotell i London ">Link 4
  • /">Link 4
  • Search Engine Marketing & Optimization">Link 4
  • Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!">Link 4
  • Free Website Directory ">Link 4
  • Free Search Engine Submission
    ">Link 4
  • ">Link 4
  • Free Backlink for your Website">Link 4
  • Top Blogs ">Link 4
  • Free Search Engine Submission
    ">Link 4
  • ">Link 4
  • ">Link 4
  • Auto Backlink | Free Auto Backlinks Exchanges">Link 4
  • MIM - Free BacklinksYour-Link">Link 4
  • MIM - Free BacklinksYour-Link">Link 4
  • PR5 Uocsa Premium Free Website Directory Links To Your Website">Link 4
  • Shane English WEB Directory">Link 4
  • Ranking Website Directory ">Link 4
  • ExactSeek.com">Link 4
  • ExactSeek.com">Link 4
  • Free Meta Tag Generator">Link 4
  • Search Engine Submission - AddMe ">Link 4
  • free search engine website submission top optimization">Link 4
  • Submit your site to search engines for free
    Buy Social Media Services ">Link 4
  • Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!">Link 4
  • Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!">Link 4
  • www.Hypersmash.com">Link 4
  • Hgpromo.org">Link 4
  • Hgpromo.org">Link 4